Halloween Costume ideas 2015
Latest Post

Pada saat mengkoneksikan kabel ke switch maka warnanya akan orange terlebih dulu, dan baru akan berwarna hijau jika telah beberapa saat.

Gambar Portfast rya-news.blogspot.com

 Dari orange ke hijau ada proses yang memakan 50detik, yaitu

Blocking
---------->
Listening
---------->
Learning
---------->
Forwading

20sec

15sec

15sec


1. Dan Ini digunakan proses antar switch. Dan jika mengarah ke Client tidak akan dibutuhkan,  
        maka kita bisa percepat dengan portfast (Gambar 1)


2. Kita harus mengkonfigurasinya pada non-trunking mode saja. Jangan sampai  m
        mengkonfigurasinya pada mode trunk.
3. Atau bisa menggunakan range (Gambar 2)
 

4. Port-fast default akan mengaktifkan portfast pada semua port interface (fa0/1 sampai fa0/24)
 

5. Untuk pengujian coba lepas salah satu kabel dan pasang kembali. Pastikan kabel langsung
        berwarna hijau.


 Sekian pembahasan kaliini, semoga bermanfaat.
jika ada kesalahan dalam penulisan atau konfigurasi, silahkan untuk di koreksi, dan jangan sungkan untuk komentar di bawwah jika belum ada yang jelas.

Telnet dan SSH digunakan untuk meremote device dengan menggunakan IP Address. Hanya saja bedanya SSH di encrypsi maka paket data yang berjalan tidak dapat dibaca.

1. Masih menggunakan topologi sebelumnya

2. Kemudian kita ganti hostname Switch menjadi Multilayer_Switch0
          Switch (config)#hostname Multilayer_Switch0
         dan langsung kita konfigurasi SSH nya :
           
               Keterangan :
                - Username SSH password robyyasiramri  di gunakan untuk membuat username
                        dengan nama SSH dan password robyyasiramri
                - Ip domain name roby.com  untuk membuat domain roby.com
                - Transport input ssh  akan mengubah yang awalnya telnet menjadi SSH
3. Pengujian dengan mengetikan perintah
        PC>ssh –l user ip-address server


Sekian pembahasan tentang Konfigurasi SSH Pada Switch Atau Router Di Cisco Packet Trecer. semoga bermanfaat.


  1.       Melanjutkan dari konfigurasi sebelumnya.
  

   2.       Kemudian ketikan perintah seperti berikut ini
 

Keterangan :
-          Enable secret untuk mengkonfigurasi password pada saat masuk ke mode privileged.
-          Line vty 0 4 akan membuat telnet dengan 5 user aktif sekaligus (0-4).
-          Passworduntuk password telnetnya.

   3.       Kemudian kita coba telnet ke VLAN 10 (10.10.10.1) dan VLAN 20 (20.20.20.1) pada masing – 
         masing PC. Saya coba di PC-4
         - Telnet ke VLAN 10
         


   - Telnet Ke VLAN 20
  

Untuk mencoba dengan hasil yang telah saya buat, silahkan download di bawah :


Terimakasih atas kunjungan anda, jika ada salah dala penulisan ataupung konfigurasi, silahkan di koreksi, dengan komentar di bawah, Terimakasih..


Pada defaultnya switch tidak akan membatasi jumlah mac-address yang dipelajarin dalam suatu interface. Maka kita dapat mengkonfigurasi port-securityuntukalasan keamanan


Ket :   
           
Perangkat

Interface

IP Address
PC 1

Interface fa0/1

192.168.1.1
PC 2

Interface fa0/2

192.168.1.2
PC 3

Interface fa0/3

192.168.1.3






 Port-security bisa digunakan untuk :
 1. Membatasi Jumlah mac-address pada satu interface
 2. Mengijinkan hanya Mac-address tertentu yang dapat menggunakan Tersebut.

Seperti topologi di atas. Kita memiliki Unmanagable switch dan Managable switch (SW 1).
   1.       Misalkan kita hanya mengijinkan PC2 saja yang boleh terkoneksi dengan PC3. dan tidak 
          mengijinkan PC1 untuk dapat terkoneksi dengan PC3

Maka kita akan membatasi hanya satu mac-address saja yang boleh melewati yaitu PC2.
  2.       Sebelumnya konfigurasi IP Address pada semua PC. Lalu test ping dari PC1 ke PC3


  3.       Lalu Kita lihat terlebih dahulu Mac-address yang dimiliki PC2. Ternyata adalah 0001.43BA.7C5A


  4.       Lalu konfigurasi port-security pada SW 1


       Kita harus ubah terlebih dahulu ke mode accesss. à #switchport mode access
       Perintah switchport port-security digunakan untuk mengaktifkan fitur ini. 
       Kita set max 2 mac-address yaitu unmanagable dan PC2. Dan Mac-addressnya PC2

   5.       Maka pada saat PC 1 ping ke PC 3 tidak akan bisa. Karena kita suda set konfigurasi hanya PC 2   
          saja yang dapat PING ke PC 3

           

   6.       Dan port fa0/1 pada SW 1 dan interface fa0/3 pada Switch 0 berwarna merah/mati. dikarenakan  
          PC1 tidak diberi izin
   7.       Ada 3 mode violation (yang akan terjadi jika ada yang melanggar) :
               1. Protect = Memblock tapi tidak mengirimkan messages
               2. Restirce = Memblock tapi akan mengirimkan Messages
               3. Shutdown =Akan men-shutdown interface
  8.       Dan untuk menyalakn interface nya silahkan ketikan perintah


  9.       Dan kita juga menkonfigurasi agar mac-addressnya secara otomatis

   

  10.   Untuk pengujian, silahkan aktifkan kedua switch, dengan perintah seperti di atas, sampai berwana 
         hijau, kemudian silahkan ping dari PC 2 ke PC 3, maka akan seperti berikut :


  11.   Dan lakukan PING juga dari PC 1 ke PC 3 maka akan tampil seperti berikut ini dan kabel langsung berwarna merah :

        Keterangan gambar :
        - Pengujian 1 adalah pengujian sebelum kita konfigurasi keamanan interface dengan port, 
          sedangkan pengujian 2 adalah pengujian setelah kita konfigurasi keamanan interface dengan 
          port, yang hasilnya adalah gagal, itu di karenakan kita hanya mengijinkan PC 2 saja yang 
          dapat berkomunikas / ping dengan PC 3

File .pka dan Panduan

Pada pembahasan kali ini,kita akan membahas tentang mengkonfigurasi switch dengan DHCP tujuannya agar pc mendapatkan ip secara otomatis jadi tidak perlu konfigurasi pc secara manual (static) dan hanya mengobtain saja, hanya switch yang kita konfigurasi, topologinya tetap sama seperti lab sebelumnya, langsung saja berikut langkahnya :

Untuk yang belum tahu bagaimana menambahka vlan silahkan buka Cara Konfigurasi VLAN di Cisco Packet Tracer

  1.       Melanjutkan Topologi dari sebelumnya



  2.       Langsung saja kita tambahkan konfigurasi DHCP Server nya


  3.       Kemudian ubah konfigurasi pada PC-1 sampai PC-4 menjadi DHCP. Pastikan telah mendapatkan  
        IP. Lakukan hal yang sama pada PC-2 sampai PC-4
   PC-1

        PC-2
 

         PC-3  
 

           PC-4
 

  4.       Jika sudah terdapat tulisan DHCP request successful. Berarti konfigurasi DHCP telah berhasil.

bBagaimana ? Cukup mudah bukan ?
s  Sekian konfigurasi kali ini, jika ada kesalaha dalam punlisan ataupun konfigurasi silahkan di koreksi dengan komentar di kolom komentar yaa..
  Jika ingin melihat hasil akhir yang telah saya buat dan konfigurasi, silahkan download di bawah ini :

   Download File .pka dan Panduan

   Terimakasih..


Pada pembahasan kali ini,kita akan membahas seperti yang sebelummnya yaitu menghubungkan router ke switch, tetapi disini kita akan menggunakan 1 perangkat  dan juga masuk ke layer 3, yaitu multilayer switch. Langsung saja berikut langkahnya :

  1.       Buat Topologi seperti berikut


Keterangan :
Perangkat
Interface

IP Address
Gateway

Vlan
PC-1
Interface fa0/1

10.10.10.20/24
10.10.10.1
VLAN 10
PC-2
Interface fa0/2

10.10.10.10/24
PC-3
Interface fa0/3

20.20.20.10/24
20.20.20.1
VLAN 20
PC-4
Interface fa0/4

20.20.20.20/24

  2.       Kita setting vlan pada switchnya :


  3.       lalu kita masukkan port interface ke vlannya masing - masing :


  4.       lalu,kita konfigurasi ip gateway vlan pada Multilayer Switch0 :


  5.      Agar beda vlan bisa saling terhubung, kita aktifkan routing pada switch :


  6.       Kemudian masukan alamat IP pada PC masing masing sesuai pada tabel keterangan di atas.
  7.       Kemudian kita ping dari PC-1 Ke alamat PC-2 (Sama VLAN).


  8.       Lalu kita ping dari PC-1 ke PC-3 (Beda VLAN).


Sekian konfigurasi kaliini, untuk file atau topologi dan panduannya bisa di download di bawah :


Terimakasih atas Kunjungannya, Jika ada kesalahan dalam penulisan, mohon untuk di koreksi. terimakasih.

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget